Seiring masih tetapnya status bahaya bagi Gunung Merapi, aktivitas perkuliahan bagi mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) akan dialihkan dari Kampus Terpadu UII di Jalan Kaliurang, ke kampus-kampus UII yang berada di sekitar kota Yogyakarta. Hal tersebut terungkap dalam rapat koordinasi pimpinan UII, Senin (15/11) pagi. Sesuai dengan jadwal yang telah diumumkan sebelumnya, aktivitas perkuliahan bagi mahasiswa UII tetap akan dimulai pada Kamis (18/11) mendatang.
Enam fakultas yang berada di Kampus Terpadu UII akan dipindah kegiatan perkuliahannya ke enam gedung UII lainnya yang berlokasi di bawah. Enam lokasi tersebut adalah Fakultas Ekonomi (Condong Catur), Fakultas Hukum (Taman Siswa), Magister Studi Islam (Demangan Baru), Magister Hukum (Cik Ditiro), dan Rumah Sakit JIH, dan LKBH (Kota Baru).
Rektor UII Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec mengungkapkan, hal ini merupakan wujud dari komitmen UII untuk tetap patuh terhadap himbauan yang dikeluarkan pemerintah. “Selain itu, hal ini juga dalam rangka meminimalkan resiko yang bisa saja terjadi seaktu-waktu, mengingat aktivitas gunung merapi masih belum dapat dipastikan”, katanya.
Informasi lokasi perkuliahan sementara ini telah diumumkan secara luas oleh Badan Sistem Informasi (BSI) UII. Seluruh informasi perkuliahan sementara bisa didapatkan mahasiswa UII melalui Unisys (akun pribadi mahasiswa) dan juga melalui Web Resmi Fakultas dan Universitas. “Alhamdulillah, informasi melalui sistem telah kita rampungkan dan seluruh mahasiswa dapat mengaksesnya secara mudah, baik melalui Unisys maupun dari web resmi kita”, kata Direktur BSI UII, Dr. R Teduh Dirgahayu, ST., M.Sc.
Direktur BSI itu melanjutkan, tugas yang akan dilakukan setelahnya adalah berkaitan dengan metode sosialisasi sehingga seluruh mahasiswa dapat mengetahui informasi ini. Beberapa cara cepat, katanya, telah dilakukan seperti melalui jaringan sosial Facebook dan beberapa media lainnya. “Semoga cepat tersosialisasi dengan baik, dan kegiatan perkuliahan dapat berjalan seperti diharapkan”, Direktur BSI UII menambahkan.
Untuk para dosen UII sendiri, sosialisasi telah dilakukan beberapa hari yang lalu. Direktur Akademik UII, Ir. Revianto Budi Santoso, M.Arch mengungkapkan, sosialisasi terhadap dosen terkait perubahan penjadwalan dan lokasi perkuliahan ini telah dilakukan melalui rapat pimpinan dan para dosen di fakultas masing-masing. “Dari laporan yang kita terima, para dosen UII telah siap untuk beraktivitas mengajar”, pungkasnya.
Rektor UII Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec mengungkapkan, hal ini merupakan wujud dari komitmen UII untuk tetap patuh terhadap himbauan yang dikeluarkan pemerintah. “Selain itu, hal ini juga dalam rangka meminimalkan resiko yang bisa saja terjadi seaktu-waktu, mengingat aktivitas gunung merapi masih belum dapat dipastikan”, katanya.
Informasi lokasi perkuliahan sementara ini telah diumumkan secara luas oleh Badan Sistem Informasi (BSI) UII. Seluruh informasi perkuliahan sementara bisa didapatkan mahasiswa UII melalui Unisys (akun pribadi mahasiswa) dan juga melalui Web Resmi Fakultas dan Universitas. “Alhamdulillah, informasi melalui sistem telah kita rampungkan dan seluruh mahasiswa dapat mengaksesnya secara mudah, baik melalui Unisys maupun dari web resmi kita”, kata Direktur BSI UII, Dr. R Teduh Dirgahayu, ST., M.Sc.
Direktur BSI itu melanjutkan, tugas yang akan dilakukan setelahnya adalah berkaitan dengan metode sosialisasi sehingga seluruh mahasiswa dapat mengetahui informasi ini. Beberapa cara cepat, katanya, telah dilakukan seperti melalui jaringan sosial Facebook dan beberapa media lainnya. “Semoga cepat tersosialisasi dengan baik, dan kegiatan perkuliahan dapat berjalan seperti diharapkan”, Direktur BSI UII menambahkan.
Untuk para dosen UII sendiri, sosialisasi telah dilakukan beberapa hari yang lalu. Direktur Akademik UII, Ir. Revianto Budi Santoso, M.Arch mengungkapkan, sosialisasi terhadap dosen terkait perubahan penjadwalan dan lokasi perkuliahan ini telah dilakukan melalui rapat pimpinan dan para dosen di fakultas masing-masing. “Dari laporan yang kita terima, para dosen UII telah siap untuk beraktivitas mengajar”, pungkasnya.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar